Selamat Idul Adha 1437H
Jangan lupa makan sayur walau daging melimpah ya, sodara-sodara.
Semoga gak hanya kenyang daging, tapi juga dapat pahala. Amin.
Dongeng Timun Mas Tanggal 1 Desember kemarin, saya menghadiri perlombaan story telling atau dalam bahasa Arabnya taqdim al qishosh di Fakultas Humaniora dan Budaya, UIN Maliki Malang. Karena ini bersifat mono-drama, hanya satu orang saja yang berperan, tentu ada beberapa hal yang harus dikuasai oleh si pencerita. Hanya saja, bukan itu yang ingin saya jadikan inti dari tulisan ini. Jujur, saya adalah penikmat drama ataupun teater (di panggung). Makanya, pas ada acara serupa yang diadakan Senat Mahasiswa fakultas, saya langsung datang. Saya langsung terpana pada beberapa perwakilan SMA/MA seluruh Jawa Timur yang hadir. They all are so creative ! I bet you ! :-) Ada satu cerita yang menarik perhatian saya. Salah satu perwakilan dari Kota Malang mengambil cerita dongeng Timun Emas sebagai pilihan. Siapa sih yang nggak tahu cerita itu? Timun Emas adalah salah satu dongeng yang sering didengar dan bahkan mungkin diingat detil ceritanya oleh orang Indonesia # made in Indonesia 100%# Frie...
♥- Love Music So Bad- ♥ Musik.. musik.. musik.. Banyak hal yang bisa dibicarakan tentang musik karena kata ini menurut saya sangat luas. Memulai tulisan ini pun buat saya agak sedikit bingung, bagian mana tentang musik yang mau saya share ? Oke, ini saja... ^_^
Bagi yang pernah belajar bahasa Arab, pasti tahu arti judul tulisan ini. Kata أمّهات merupakan bentuk plural (Arab: jama’ ) dari kata أمّ yang artinya ‘Ibu’. Jadi kalau diartikan secara plural ya ‘Ibu-Ibu’. Bicara tentang kata Ibu, pasti Friends gak asing dengan kalimat yang sudah sangat terkenal الجنّة تحت أقدام الأمّهات Dalam bahasa Indonesia, ‘Surga di bawah telapak kaki Ibu’. Tapi bukan itu yang ingin saya bahasa di sini. Saya ingin berbagi tentang istilah أمّهات lainnya. Penjelasan yang mungkin tidak akan saya jelaskan secara detil ini saya dapat dari salah satu ceramah Ustadz Aunul Hakim setelah Sholat Maghrib berjamaah di Masjid Ulul Albab, UIN Maliki Malang (13/3). Sayangnya saya tidak mendengar dengan jelas buku rujukan yang jadi sumber utama isi ceramah ini.
Komentar
Posting Komentar